Hidup
itu memang tak mudah. Satu kalimat yang aku sendiri percaya itu. Sejujurnya aku
bingung mulai ini dari mana. aku bukanlah orang yang terbiasa curhat lewat
tulisan-tulisan. aku juga bukan orang yang semudah itu membocorkan semua
rahasiaku. Walaupun aku sering cerita ke temen-temenku tentang apa yang aku
alami, siapa yang aku suka, atau apa pun yang terjadi sama aku, tak semuanya aku
ungkapin ke mereka. aku lebih seneng mendem itu sendiri. Aku nganggep mereka
itu gak bakalan mengerti apa yang gue rasain. Aku nganggep mereka itu gak bakal
paham apa yang terjadi sama aku. Hidupku itu penuh rahasia yang hanya aku
sendiri yang tahu. Hidupku itu cukup aku aja yang tau, entah itu aib buatku
atau kebanggaan buatku. Cukup aku yang tau. Kalian semua pasti nganggep aku
egois kan? Ya, aku akui, aku memang egois. Aku akuin semua itu. aku merasa
keegoisanku itu bagian hidupku yang akan terus melekat kayak lem sama perangko.
aku sudah berusaha untuk meminimalisir keegoisanku tapi hasilnya NIHIL.
Disamping egois, aku juga orangnya tertutup. aku jarang bertemen sama siapa
pun. Temenku bisa dihitung jari. Menurutku temen itu gak usah banyak-banyak,
cukup yang bisa ngertiin kita dan nerima kita apa adanya, bukan karena kita
anak orang kaya atau kita powerful. Cukup ada disaat kita butuh dan yah
bermanfaat lah. Maksudku ya temen yang ngarahin kita ke jalan positif bukan
sebaliknya. Mungkin yang aku maksud sahabat kali ya. Temen itu ya yang kita
ajak hangout bareng, Yang kita ajak seneng-seneng bareng, Yang ketemu kita setiap
hari tanpa tau apa yang kita rasain bahkan tanpa peduli apa yang kita rasain.
Yah walau mereka tau apa yang terjadi sama kita mereka hanya bakal prihatin
tanpa melakukan apa-apa. Temen menurutku adalah orang yang sebatas kenal kita
dari luar aja. Temen sama sahabat itu berbeda. Aku nggak tau seberapa besar
pengetahuanku tentang sahabat atau teman. Selama hampir lebih dari 16 tahun aku
hidup di sunia ini, dan selama lebih dari 12 tahun aku bersosialisasi dengan
orang-orang sebaya denganku, orang-orang yang dekat denganku hanyalah
orang-orang yang aku kelompokan sendiri dalam batas teman. Aku tak tau mengapa
tapi itulah mereka. Waktu aku SMP contonya. Murid kelasku itu ada 40 orang dan
mayoritas dari mereka itu terlalu mementingkan diri mereka sendiri. Mereka
cenderung untuk bergaul dengan orang-orang yang menurut mereka ‘Gaul’. Mereka
cenderung untuk meninggalkan. Mungkin lebih tepatnya memandang sebelah mata
orang yang menurut mereka ‘nggak gaul’. Aku sendiri enggak mengerti tentang
’apasih arti kata gaul bagi mereka?’ apakah itu orang yang selalu eksis di
sosmed atau mereka yang punya banyak ‘jaringan’’? entah lah. Yang jelas saat
itu aku tak terlalu peduli dengan hal-hal seperti itu. Itu hanya sebatas
pengamatanku saja. Tak banyak orang yang dekat denganku saat itu. Hnaya
beberapa. Dan diantara mereka pun tak ada yang yang seperti sahabat bagiku.
Mungkin hanya satu dua orang yang ‘mendekati’
sebagai sahabat. Aku ingin punya
sahabat. aku harap aku bisa punya satu sahabat, entah itu cewe atau cowo.
Buatku sahabat itu lebih kayak saudara. aku bisa berbagi dengan dia, aku bisa
curahin semua yang aku rasain. aku bisa buka aibku dengan dia, dan yang penting
aku nyaman bersamanya. Tapi apa aku bisa? Dengan sifatku yang tertutup dan
egois ini, apa aku bisa punya sahabat? Nggak hanya itu. Satu sifat yang lebih
parah adalah aku gak gampang percaya sama orang. aku nggak bisa percaya sama
orang 100%. Bagiku yang bisa aku percaya hanya diriku sendiri. aku sering
paranoid sendiri kalau aku cerita sama orang tentang masalahku. Dipikiranku huma
‘gimana kalo misal ni anak bocor?’
ato “gimana kalo ni anak bakal ngejauh
dari aku?’ dan kata-kata lain yang sejenisnya. aku takut untuk percaya sama
orang lain. aku takut dikecewain. Karena itulah aku gak tau yang mana dari
sekian temenku yang bisa aku anggap sahabat. aku takut untuk kehilangan. aku
takut dijauhin oleh orang yang aku anggap sahabat nanti, jika aku cerita semua
tentangku. Apa lagi kalo urusan cowo. Jujur, aku takut jatuh cinta pada cowo
yang sama dengan sahabatku nanti. Menurutku gak lucu gitu kalau aku cerita
tentang cowo yang aku taksir sedangkan cowo itu juga cowo yang dia taksir. Makanya
aku Cuma bisa nulis apa yang aku rasain. Apa yang aku alami. Aku gak tau kalian
nganggep aku orang yang seperti apa. Tapi inilah aku dengan segala kekuranganku.
Inilah aku dengan segala keterbatasanku. Tapi aku percaya Tuhan tau apa yang
terbaik buatku. Tuhan pasti sudah memilih sahabat yang terbaik buatku. Sahabat
yang bisa meringankan masalah-masalahku. Sahabat yang ada setiap aku butuhin.
Aku nggak tau kapan Tuhan bakalan ngasi aku sosok sahabat yang aku butuhin.
Tapi aku percaya hanya waktu yang bisa menjawab semuanya.
Cerita-ceritaku dulu, sekarang, dan nanti. hanya sebuah cerita dari seorang penggemar, seorang gadis, dan seorang anak.
Kamis, 08 Mei 2014
Rabu, 02 April 2014
Don’t Say Good Bye
annyeonng!!! author blog abal-abal ini kembali dengan fanfiction yang sepi peminat. kali ini author akan memposting sebuah cerpen. cerpen ini hanya tugas ujian praktek author jadi mohon dimaklumi karena gak sempet di edit, sekian.......
Title : Don’t Say Good Bye.
Author : Evi T. Yanti (Evii_topp)
Type : Ficlet
Main Cast : Infinite L and APink Naeun
Genre : Romance, hurt, etc.
Klik! Klik! Klik!
Seorang
remaja laki-laki sedang melakukan aksinya. Ia sedang memata-matai Son Naeun,
seorang gadis yang merupakan teman sekelasnya. Akhir-akhir ini ia sering
melakukan hal itu. Entah apa yang menarik dari gadis itu. Gadis itu tak begitu
cantik, tak pula begitu pintar. Gadis itu pun tak terkenal. jangankan terkenal,
teman saja mungkin ia tak punya. Gadis itu selalu terlihat sendirian.bahkan
selama hampir 3 tahun ia berada di kelas yang sama dengan Naeun, ia tak pernah
menyadari kehadiran Naeun. Ia tak mengetahui kalau ada makhluk bernama Son
Naeun yang sekelas dengannya. Ia tak habis pikir bagaimana bisa seseorang hidup
tanpa seorang teman. Kim Myungsoo, remaja laki-laki yang sedang memata-matai
Son Naeun mungkin telah jatuh cinta pada gadis itu. Sepulang sekolah, ia
terbiasa untuk memandang wajah gadis
itu. Ia selau tersenyum mengingat hal pertama yang membuatnya ingat bahwa ia
sekelas dengan Son Naeun. Saat itu dirinya bersama Naeun disuruh mengantar
tugas-tugas Biologi ke ruang guru. Dalam perjalanan, tak ada suara pun yang
keluar dari bibir masing-masing. Myungsoo berjalan di depan Naeun, ia sengaja
melakukan hal itu karena ia merasa canggung, ia malu karena ia mengira telah
mengenal semua orang di sekolah ini, bagaimana mungkin ia bisa tidak mengenal
makhluk satu ini?. Setelah sekian lama diam, Myungsoo memberanikan diri menyapa
gadis yang berjalan di belakangnya.
“hai!”
“......”
“loe
Son Naeun kan?”
“.......”
“loe
pemalu ya? Tak apa, gue maklum kok?” myungsoo mulai sedikit kesal, tapi ia
masih menahan emosinya.
“......”
“hya!
loe bisa gak......” mata Myungsoo melotot, karena gadis yang sedari tadi ia
berusaha ajak bicara ternyata sedang tergeletak tak berdaya. Son Naeun pingsan.
Myungsoo segera menolong Naeun, menggendongnya ke ruang UKS.
Myungsoo
mondar-mandir di samping tempat tidur UKS. Ia masih menunggu Naeun sadar. Sejenak
pandangannya bertemu dengan wajah polos Naeun yang sedang terlelap tak sadarkan
diri. Sejenak ia terpana dengan sebuah wajah polos, baru pertama kali ini ia
melihat wajah sepolos itu. Perlahan ia menarik kursi dan mendekatkan dirinya ke
tempat tidur. Tanpa ia sadari tangannya bergerak mengelus rambut gadis itu.
Rasanya ia tak mau meninggalkan gadis itu. Perlahan, mata naeun mulai terbuka,
membuat myungsoo sedikit salah tingkah, ia segera menjauh dari Naeun. Naeun
bangun dari tempat tidur sambil memegang kepalanya.
“Kau
sudah baikan?” tanya Myungsoo.
“terima
kasih.” Jawab Naeun seadanya dengan suara yang lemah.
“kau
kenapa? Belum sarapan?” Myungsoo mencoba lebih akrab
“mungkin.”
“tugasnya
sudah aku antar, kau tak usah khawatir.”
“oh..”
“kalau
begitu, aku balik duluan. Semoga cepat sembuh” Myungsoo yang sudah tak tahan
segera meninggalkan Naeun sendirian di ruang UKS. Ia tak mengetahui bahwa gadis
yang ia tolong tengah tersenyum ke arahnya. Sejak saat itulah ia mulai
memperhatikan gadis itu. Tiba-tiba seseorang membuka pintu kamarnya.
“hei,
bro!” sapa sebuah suara itu. Myungsoo buru-buru mematikan kameranya.
“loe
ngagetin gue tau! Napain lu ke sini?”
“gue
mau ngasi tau loe aja, gue Kim Jongin bakal ngajak cewe pujaan hati gue Son
Naeun ke Prom Night lusa!” teriak cowo bernama Kim Jongin di kmar Myungsoo,
membuat L melototkan matanya.
“Son
Naeun? Jadi cewe itu adalah Son Naeun?” Kim jongin hanya manggut-manggut.
Myungsoo berusaha menelan ludahnya. Ia ingat teringat akan cerita Jongin,
sahabatnya itu menyukai seorang gadis, dan gadis itu berada di kelas mereka.
Sayangnya ia dan Jongin tidak berada di kelas yang sama. Jongin sering
bercerita kepadanya tentang gadis itu, Jongin sering meminta sarannya untuk
mendekati gadis itu. Awalnya Myungsoo mengira gadis itu adalah Bang Minah, cewe
tercantik di kelasnya. Ia sama sekali tak menyangka gadis itu adalah Son Naeun.
“woy,
loe sakit ya? Bengong aja dari tadi.” Jongin menepuk bahu Myungsoo, menyadarkan
laki-laki itu dari lamunannya.
“ah,,
gak kenapa, gue hanya lagi kecapain doang” sangkal myungsoo.
“trus?
Emang si Naeun itu mau keluar bareng loe?”
“ya
mau lah. Siapa coba yang nolak pergi bareng cowo sekeren gue? Emang kaya loe, yang
belum punya pasangan :P”
“gue
bukanya GAK PUNYA pasangan, gue hanya BELUM nyari doang. Gue gak yakin loe bisa
ngajak si Naeun itu ke Prom Night?”
“ya
bisa lah. Lo ngeraguin kegantengan sohib loe ini? Semua juga udah tau kalo gue
ganteng. Setidaknya kalo dibandingin sama loe, gue lebih ganteng dikit dari
loe”
“he...eh.
bisa gitu ya? Siapa yang bilang tuh?”
“gue...
gak denger loe?” Myungsoo melempar sebuah bantal ke arah Jongin. Jongin yang
tak mau kalah melempar bantal itu ke arah Myungsoo. Akhirnya mereka saling
perang bantal.
Setelah
kepergian Jongin dari kamarnya. Myungsoo kembali merenung. Nampaknya ia tidak
akan pergi ke Prom Night lusa nanti. Myungsoo mengambil kameranya dan mulai
memandangi wajah gadis yang telah menghancurkan hatinya walau gadis itu tak
sengaja melakukannya. Ia mulai menyadari sesuatu dari foto-foto itu. Dari
beberapa foto yang ia ambil terlihat Naeun tengah berusaha menahan sakitnya.
Beberapa diantara foto itu juga Naeun sering menjatuhkan beberapa barang tanpa
ia sadari seolah tangannya sangat rapuh untuk memegang sesuatu. Myungsoo mulai
bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada gadis itu. Apa ia mengidap
suatu penyakit, apa penyakitnya parah? Diantara pikirannya yang sedang
berbelit-belit, handphonenya bergetar. Ada SMS dari Jongin
Bro! gue kayaknya gak bisa pergi ke
PM lusa nanti. Gue baru aja kecelakaan dan gue sekarang ada di Seoul Hospital.
Gak usah khawatir, gue baik-baik aja, Cuma kaki gue aja yang patah. Gue mau
minta tolong sama loe, gue udah terlanjur janji sama Naeun, gue mau loe gantiin
gue pergi ke PM bareng Naeun. Sampain maaf gue ke dia. Jaga dia, awas kalo ada
apa-apa sama dia. Loe abis di tangan gue!
Serasa
terguyur air dingin, antara senang dan kasihan. Myungsoo gak tau apa yang ia
rasakan saat ini. Ia senang bisa pergi dengan Naeun. Ia tak sabar menanti hari
itu. Di sisi lain, ia merasa kasihan dan tak enak jika bahagia di atas
penderitaan sahabatnya. Tapi kebahagiaannya jauh lebih besar dari rasa
penyesalannya. ia mulai berkhayal bagaimana ia dan Naeun pergi ke Prom Night
berdua, Bagaimana ia dan Naeun saling bergandengan tangan, bagaimana ia akan
selalu berada di sisi gadis itu. Ia tak sanggup memikirkannya lagi, rasanya ia
bisa menjadi orang gila saking senangnya.
Hari
itu pun tiba, Myungsoo menjemput Naeun ke rumahnya. Myungsoo sudah berada di
depan rumah Naeun. Ia memakai kemeja putih yang dibalut dengan tuxedo hitam,
menjadikannya terlihat semakin tampan. Myungsoo menekan bel pintu rumah Naeun
beberapa kali hingga pintu mulai dibuka oleh seseorang. Naeun tengah berdiri di
depan Myungsoo memakai gaun satin putih dengan panjang selutut. Pakaian itu
membuat Naeun sangat cantik dan sangat cocok bersanding dengan Myungsoo.
Sejenak Myungsoo terdiam terpesona melihat sosok Naeun. Ia tak menyangka Son
Naeun yang ia kenal selama ini bisa secantik ini.
“hai”
ucap Naeun membuat Myungsoo tersadar dari lamunannya,
“kau
sudah siap? Ayo kita berangkat.” Myungsoo terlihat sangat canggung ketika
mengucapkan hal itu.
“maaf
myungsoo. Aku sudah janji dengan Jongin pergi ke Prom Night malam ini”
“oh,
kau belum tau kalau jongin kecelakaan?”
“astaga?
Jadi Jongin kecelakaan? Bagaimana keadaannya?”
“dia
baik-baik saja, hanya tulang kakinya saja yang patah. Dia menyuruhku untuk
pergi denganmu ke Prom Night. Ia juga minta maaf padamu ia tak bisa menepati
janjinya.”
“tak
apa, semoga ia cepat sembuh.”
“kalau
begitu, kau mau kan pergi denganku?” tanya Myungsoo yang dijawab dengan sebuah
annggukan oleh Naeun. Myungsoo segera menggandeng tangan Naeun. Jantung
Myunngsoo berdegup kencang, ia segera mengajak Naeun pergi ke Prom Night
Ketika
Myungsoo dan Naeun melangkahkan kaki mereka ke halaman sekolah, tempat Prom
Night diadakan. Semua mata tertuju ke arah mereka. Tiba-tiba sebuah ide
terlintas di kepala Myungsoo. Ia akan menyatakan cintanya pada Naeun malam ini
juga. Ia merasa ini waktu yang tepat. Walau ia belum lama mengenal Naeun, ia
tak bisa memungkiri bahwa hatinya telah sepenuhnya dimiliki oleh Naeun. Prom
Night berjalan dengan lancar. Selama Prom Night tangan Myungsoo dan Naeun saling
bertautan. Myungsoo seolah tak ingin melepaskan tangan Naeun walau hanya
sedetik. Prom Night pun berakhir, semua siswa pun bubar satu persatu menyisakan
mereka berdua. mereka tak menunjukan tanda-tanda akan beranjak pergi. Naeun
berjalan menuju panggung. Ia tak menyangka ia dan Myungsoo dinobatkan menjadi
raja dan ratu Prom Night tahun ini. Naeun ingin meyakinkan dirinya bahwa ia
tidak bermimpi. Myungsoo mengikuti Naeun dari belakang.
“apa
kau bahagia?”
“hem.”
“aku
juga” myungsoo menarik lengan Naeun, membalikan badannya agar mereka saling
berhadapan.
“Son
Naeun, ada yang ingin aku katakan.”
“ya.”
“aku......
aku.... dari dulu..... kau ingat tidak.....” myungsoo mulai nervous mendadak,
membuyarkan setiap kata yang ada di kepalanya
“ya?”
“gue
suka loe, gue jatuh cinta sama loe. Plis
jadi pacar gue.”
“hah?!”
“ia,
gue jatuh cinta sama loe, gue mau lo jadi pacar gue..”
“aku
juga suka sama kamu, aku juga jatuh cinta sama kamu, tapi......” Naeun belum
menyelesaikan kalimatnya ketika Myungsoo menariknya kepelukan Myungsoo.
“ssstttt!
jangan katakan tapi, jangan hancurkan kebahagiaanku malam ini. Aku tulus
mencintaimu, aku tak mau kau meninggalkanku, aku mau kau menjadi milikku.”
“tapi...”
“sssttt!
Sudah ku katakan jangan ada kata tapi. Aku tak suka mendengarnya. Apa kau tak
bahagia bila aku mencintaimu? Apa kau menyesal tau hal ini? Apa kau menyesal
bila aku mencintaimu?”
“aku....
bahagia. Sangat bahagia. Aku tak akan menyesal seumur hidupku. Aku sangat
mencintaimu.” Naeun memeluk Myungsoo dengan erat. Sejenak mereka saling
berpelukan, myungsoo merasa ada sesuatu yang janggal. Tubuh Naeun terasa amat
berat di pelukannya.
“Naeun?!”
“.........”
“Naeun?
Apa kau tertidur?”
“.......”
“Naeun,
jangan buat aku panik” Myungsoo mengangkat tubuh Naeun. Dilihatnya wajah Naeun
sudah pucat pasi. Tubuh Naeun pun jatuh, Myungsoo segera mennangkapnya.
“Naeun?!
Apa yang terjadi?” Myungsoo panik, ia menepuk-nepuk pipi Naeun,
menggoyang-goyangkan tubuhnya, tapi tak ada respon. Myungsoo memeriksa napas
dan denyut nadi Naeun. Tapi hasilnya nihil. Myungsoo langsung Histeris tak
menyangka Naeun akan pergi secepat itu. Secarik kertas jatuh dari dalam tas
Naeun. Myungsoo segera mengambil kertas itu dan membacanya.
“apa?
Kanker?! Jadi, jadi..... Naeun?” Myungsoo kembali memeluk gadis itu dan berteriak Histeris
“Naeun,
kenapa aku tak pernah sadar akan hal ini! Kenapa Naeun? Kenapa kau harus pergi
secepat ini? Kenapa Tuhan tak memberikan kesempatan kita untuk bersama.
Kenapa?” Myungsoo menyalahkan dirinya sendiri dan terus berteriak entah sampai
kapan.
Sabtu, 07 September 2013
14 Days, The Adventure (Bad Dreams)
Title :
14 Days, The Adventure (Bad Dreams)
Author :
Evi Triyanti #authornyaudahgantinama
Genre :
Friendship, Romance, Family,Fantasy. And.. Gaje
Rating :
Aman dikonsumsi
Main Casts :
‘Infinite’ L a.k.a Kim Myungsoo as son of Poseidon
‘Infinite’ Hoya a.k.a Lee Howon as son of Zeus
‘A Pink’ Son Naeun as Athena’s Daughter
‘BEAST ‘ Son Dongwoon as son of Athena
‘A Pink’ Jung Eunji as Aphrodite’s Daughter
‘ EXO-K’ Kai / Kim Jongin as Son of Ares
‘SHINee ‘ Lee Jinki a.k.a Onew as Son of Apollo
“BOYFRIEND ‘No Minwoo as Son of Hermes
‘SHINee ‘ Choi Minho as SECRET
Other Casts :
‘ Super Junior ‘ Kim Jongwoon / Yesung as Apollo
‘Super Junior ‘ Choi Siwon as Zeus
‘Super Junior ‘ Park Jungsoo a.k.a Leeteuk as Hermes
‘ Super Junior ‘ Lee Donghae as Poseidon
‘ SNSD ‘ Im YoonA as Aphrodite
‘Super Junior ‘ Cho Kyuhyun as Hades
‘SNSD ‘ Kim Taeyeon as Athena
‘2PM ‘ Ok Taecyeon as Ares
Another cast of Super Junior
Another cast of Infinite
Another cast of APINK
Another cast of SNSD
Another cast of EXO
Type :
Chaptered
DESCLIMER :
Certa ini terinspirasi dari PERCY JACKSON AND THE OLYMPIANS
: THE LIGHTING THIEF dan CLASH THE TITANS. Jadi apabila ada kesamaan cerita
harap pemakluman. Cerita ini juga hasil dari pemikiran author abal-abal ini.
like dan comment sangat di perlukan untuk kelangsungan ff ini. don’t be SILENT
READER ^^
Selasa, 03 September 2013
Menulis Papan Nama (Nyurat Papan Nama)
Nyurat Papan Nama
1)
Ranah
Adat
a.
wastan
Banjar (Nama Banjar)
b.
wastan
Sekaa (Nama Perkumpulan)
c.
wastan
Pura (Nama Pura)
Cara
penulisan:
Sabtu, 17 Agustus 2013
14 Days,The Adventure (New Partner)
annyeong!!! ketemu lagi bareng author kece #plak. kali ini author lagi gak punya kerjaan apa-apa. author lagi bingung mau ngepost apa lagi di blog ini. jadi author putusin buat mempublishkan karya author yang tertunda ini? semoga aja readers gak bosen sama karya author abal-abal nan nista ini. akhirnya setelah sekoan lama vakum, author kembali berniat ngelanjutin ff gaje ini. ada yang menunggu kah? *readers: enggak! >.<
ya sudah;ah, daripada banyak cingcong, author persembahkan karya ini
#tadaaa~~~~
Title :
14 Days,The Adventure (New Partner) part 6
Author :
Evi IchigoElf
Genre :
Friendship,Romance, Family,Fantasy. And.. Gaje
Rating :
Amandikonsumsi
Main Casts:
‘Infinite’L a.k.a Kim Myungsoo as son of Poseidon
‘Infinite’Hoya a.k.a Lee Howon as son of Zeus
‘A Pink’Son Naeun as Athena’s Daughter
‘BEAST ‘Son Dongwoon as son of Athena
‘A Pink’Jung Eunji as Aphrodite’s Daughter
‘ EXO-K’Kai / Kim Jongin as Son of Ares
‘SHINee ‘Lee Jinki a.k.a Onew as Son of Apollo
“BOYFRIEND‘No Minwoo as Son of Hermes
‘SHINee ‘Choi Minho as Satyr
OtherCasts :
‘ SuperJunior ‘ Kim Jongwoon / Yesung as Apollo
‘SuperJunior ‘ Choi Siwon as Zeus
‘SuperJunior ‘ Park Jungsoo a.k.a Leeteuk as Hermes
‘ SuperJunior ‘ Lee Donghae as Poseidon
‘ SNSD ‘Im YoonA as Aphrodiste
‘SuperJunior ‘ Cho Kyuhyun as Hades
‘SNSD ‘Kim Taeyeon as Athena
‘2PM ‘ OkTaecyeon as Ares
Anothercast of Super Junior
Anothercast of Infinite
Anothercast of APINK
Anothercast of SNSD
Anothercast of EXO
Type :
Chaptered
ya sudah;ah, daripada banyak cingcong, author persembahkan karya ini
#tadaaa~~~~
Title :
14 Days,The Adventure (New Partner) part 6
Author :
Evi IchigoElf
Genre :
Friendship,Romance, Family,Fantasy. And.. Gaje
Rating :
Amandikonsumsi
Main Casts:
‘Infinite’L a.k.a Kim Myungsoo as son of Poseidon
‘Infinite’Hoya a.k.a Lee Howon as son of Zeus
‘A Pink’Son Naeun as Athena’s Daughter
‘BEAST ‘Son Dongwoon as son of Athena
‘A Pink’Jung Eunji as Aphrodite’s Daughter
‘ EXO-K’Kai / Kim Jongin as Son of Ares
‘SHINee ‘Lee Jinki a.k.a Onew as Son of Apollo
“BOYFRIEND‘No Minwoo as Son of Hermes
‘SHINee ‘Choi Minho as Satyr
OtherCasts :
‘ SuperJunior ‘ Kim Jongwoon / Yesung as Apollo
‘SuperJunior ‘ Choi Siwon as Zeus
‘SuperJunior ‘ Park Jungsoo a.k.a Leeteuk as Hermes
‘ SuperJunior ‘ Lee Donghae as Poseidon
‘ SNSD ‘Im YoonA as Aphrodiste
‘SuperJunior ‘ Cho Kyuhyun as Hades
‘SNSD ‘Kim Taeyeon as Athena
‘2PM ‘ OkTaecyeon as Ares
Anothercast of Super Junior
Anothercast of Infinite
Anothercast of APINK
Anothercast of SNSD
Anothercast of EXO
Type :
Chaptered
Jumat, 16 Agustus 2013
Selembar Kisah Tentang Gue Part 2
ok, kali ini author lagi tidak punya kerjaan, jadi mimin akan melanjutkan sesi curhat author yang ke dua. daripada banyak cing-cong lagi, author bakal langsung aja kasih curhatan author ini *tadaaa....
lajut lagi cerita tentang kisah cinta gue sama Bryan. lebih
tepat lagi cinta bertepuk sebelah tangan #JLEB.
Sabtu, 20 Juli 2013
Selembar Kisah Tentang Gue part 1
Nama gue EVI TRIYANTI, gue anak ketiga dari empat
bersaudara. gue sekolah di salah satu sekolah negeri terfavorit di pulau yang
biasa dijuluki "pulau seribu pura". gue nulis ini cuma buat ngisi
waktu luang gue doang, sekalian curhat ceritanya. ini tuh kisah cinta gue
sebenernya. tak ada yang spesial dari semuanya. hanya saja mungkin seperti
sinetron saja. gue harap enggak ada yang tersinggung dengan cerita gue ini.
cerita ini riil terjadi di kehidupan gue hanya saja semua nama orang yang
terlibat di dalamnya hanyalah nama samaran. mohon maaf apa bila namanya mirip
dengan nama temen-temen semuan. dan akhir kata, inilah ceritanya.
Langganan:
Postingan (Atom)